Penipu Agen BRI Link Pariaman menggunakan uangnya untuk bermain Judi Online

Penulis : JT Tanggal : 25-May-2022
judi online

Pariaman – Sh Warga Kecamatan Sungai Garinggiang, Kabupaten Padang Pariaman ditangkap oleh kepolisian Resor Kota Pariaman, Sumatera Barat karena diduga telah menipu sejumlah Agen BRI Link Sehingga menyebabkan kerugian jutaan Rupiah. uang Hasil menipu digunakan untuk berjudi online.

“Dari pengakuan Sh (tersangka) ada tujuh agen BRI Link yang telah menjadi korban yang dia tipu dengan total kerugian mencapai 8 juta Rupiah,” Kata Kapolres Pariaman AKP Abdul Azis Melalui Kasatreskim Muhammad Arvi saat jumpa pers pada hari Rabu.

Ia mengatakan modus pelaku yang ditangkap di Sungai Limau pada sabtu (21/05) tersebut yaitu meminta korban (Agen BRI Link) untuk mengirimkan uang ke Nomor Rekening yang telah diberikan oleh pelaku. Setelah uang tersebut dikirimkan, Pelaku berpura-pura untuk mengambil uang yang ada di sepeda motornya namun pelaku langsung melarikan diri.

Pelaku Ditangkap oleh korban di Sungai Limau usai melakukan aksi dan akan melarikan diri. Peristiwa tersebut langsung dilaporkan oleh warga kepada kepolisian setempat dan diteruskan ke Polres Pariaman.

“Saat ini sudah ada 4 korban melaporkan kerugiannya atas tindakan pelaku,” lanjutnya.

Ia menyebutkan saat ini pelaku berada di Polres Pariaman untuk dimintai keterangan lebih lanjut sedangkan barang bukti kasus ini yakni kendaraan bermotor dan bukti pengiriman uang dari agen BRILink sedang diperiksa lebih lanjut.

Ia juga menyebutkan pelaku akan dijerat dengan Pasal 378 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

Ia mengingatkan kepada Agen BRI Link untuk tidak mengirimkan uang terlebih dahulu sebelum menerima uang dari sipengirim agar tidak terjadi kejadian seperti ini lagi.

Sementara itu pelaku pencurian tersebut yaitu Sh (28 Tahun) mengatakan ia mulai kecanduan aplikasi judi online beberapa bulan lalu. Dan hasil menipunya dihabiskan untuk judi online.

“Uangnya tidak ada yang saya berikan untuk keluarga. Uangnya Habis begitu saja,” tambahnya.