Biaya Hidup Melonjak tinggi, Sebagian Warga Inggris beralih ke Judi dan Crypto

Penulis : JT Tanggal : 23-Jun-2022
bitcoin

Biaya Hidup yang melonjak di Inggris membuat sebagian warga Inggris memilih untuk berjudi dan berinvestasi di mata uang Cryptocurrency sebagai upaya untuk dapat mencukupi kebutuhan. Hal ini diungkapkan lembaga sosial yang menangani para pecandu judi, GamCare, kepada Reuters Kamis 23 Juni 2022.

Menurut GamCare, Pihaknya banyak menerima telepon dari penerima bansos yang berjudi dan berharap menang agar bisa membantu memenuhi kebutuhan, Tetapi nyatanya mereka kalah taruhan. Lembaga juga melaporkan beberapa orang yang berjudi dan kecanduan dikarenakan tekanan finansial.

“Kami juga tahu tim kami mendengar lebih banyak orang yang mencari bantuan terkait dengan perdagangan cryptocurrency,” katanya.

Sebuah survei dengan lebih dari 4.000 responden oleh GamCare yang dirilis pada hari ini menunjukkan 46 persen diantaranya mengaku khawatir dengan kondisi finansial mereka. Dan Lebih dari setengah responden mengaku telah berjudi dalam 12 bulan terakhir ini dan sebagian besar dari mereka kehilangan uang mereka.

GamCare juga mengatakan setidaknya 43 persen penjudi bermasalah di investasi mata uang kripto, 25 persen diantaranya mengaku ingin berinvestasi lebih banyak lagi untuk dapat menutup kerugian mereka. Sebagai perbandingan, hanya ada kurang lebih 7 persen dari total investor kripto yang ingin menanamkan uangnya lebih banyak pada investari cryptocurrency tersebut.

Warga Inggris yang telah membeli BITCOIN dengan Pounsterling pada enam bulan lalu telah kehilangan 55 persen dari investasi mereka hingga Kamis ini.

Warga Inggris salah satu dari 7 negara maju dalam kelompok negara kaya G7, tengah menghadapi tingginya angka inflasi yang mencapai 9,1 % pada Bulan Mei ini. Ini Merupakan rekor tertinggi dalam 40 tahun terakhir. Bank Sentral Inggris, Bank of England telah memperingatkan bahwa inflasi dapat naik lebih tinggi dan bisa menembus angka 11 persen pada Bulan Oktober Nanti.